Mengetahui Pentingnya Buku Besar Dalam Pembukuan Bisnis Anda

Buku besar adalah hal yang terdengar biasa dalam proses akuntnasi dan ini dapat terdengar agak membosankan. Lebih buruk lagi, Anda mungkin membayangkan sebuah buku tebal dan berdebu yang diisi dengan angka-angka yang tidak Anda mengerti. Bagaimanapun, definisi buku besar adalah

“Buku yang berisi berbagai akun keuangan dari berbagai transaksi dan dari berbagai jenis tertentu.”

Tapi jangan takut. Dalam artikel ini, kami akan menguraikan informasi penting untuk membantu Anda memahami apa itu buku besar dan mengapa itu penting bagi keuangan usaha Anda. Kami juga akan meliput informasi seperti:

  • Untuk apa itu digunakan
  • Kenapa kamu membutuhkannya?

Memiliki pemahaman yang  baik tentang buku besar akan memungkinkan Anda untuk menggunakannya sebagai alat dalam bisnis Anda untuk membuat keputusan keuangan yang lebih cerdas, lebih sehat, dan lebih baik.

Jadi mari kita mulai dengan dasar-dasarnya.

Baca juga : Pengertian Bisnis Dropship dan 8 Cara Menjadi Dropshipper Sukses

Apa itu Buku Besar?

Dalam istilah akuntansi, Buku besar berfungsi sebagai dasar dari sistem akuntansi perusahaan. Individu dan bisnis yang bekerja pada bagian finansial menggunakan alat ini untuk melacak dengan cermat semua akun dan transaksinya sepanjang masa operasional perusahaan secara menyeluruh. Jadi bisa dikatakan bahwa alat ini adalah kumpulan atau catatan utama akun yang merangkum semua transaksi yang terjadi dalam suatu entitas bisnis.

Pada dasarnya alat ini digunakan untuk mengumpulkan data keuangan suatu bisnis untuk menyiapkan laporan keuangan dan laporan untuk waktu pajak dan seterusnya. Jika Anda menggunakan software akuntansi, ini dilakukan secara otomatis dalam perangkat lunak.

Lima kategori / akun utama yang membentuk buku besar adalah:

  1. Aset: segala sumber daya yang dimiliki oleh bisnis dan menghasilkan nilai
  2. Kewajiban: utang keuangan saat ini atau di masa depan yang harus dibayar oleh bisnis
  3. Ekuitas : perbedaan antara nilai aset dan kewajiban bisnis
  4. Penghasilan: pendapatan yang diperoleh dari penjualan produk dan / atau layanan bisnis
  5. Pengeluaran: uang yang dibayarkan oleh bisnis dengan imbalan produk atau layanan

Bagan akun mencantumkan semua akun di buku besar, yang tentu jumlahnya dapat berjumlah ribuan untuk bisnis dengan ukuran besar.

Ingat, akun buku besar bukan akun anggaran. Mereka menunjukkan jumlah aktual yang dihabiskan atau diterima dan tidak hanya diproyeksikan dalam anggaran.

Pentingnya Pembukuan Entri Ganda

Mungkin Anda pernah mendengar tentang pembukuan entri ganda sebelumnya, dan ini adalah merupakan metode pencatatan yang sangat baik untuk bisnis kecil Anda.

Pembukuan entri ganda memungkinkan Anda untuk memastikan bahwa buku besar selalu seimbang. Transaksi keuangan yang dimasukkan didebit dari satu akun dan dikreditkan dari yang lain dalam jumlah yang sama. Ini juga membantu memastikan bahwa Anda tidak pernah melebih-lebihkan bisnis Anda secara finansial.

Itu juga memastikan bahwa persamaan akuntansi tetap dalam keseimbangan sempurna: Aset = Kewajiban + Ekuitas

Mirip dengan buku cek pribadi, jumlah kredit dan debit dari buku besar harus selalu seimbang. Ini berisi informasi akun tentang perusahaan sepanjang hidupnya dan wajib untuk menyusun laporan keuangan dan laporan seperti neraca dan laporan laba rugi.

Baca juga : 7 Hal Yang Harus Ditanyakan pada Diri Sendiri Sebelum Memulai Bisnis

Jenis akun dalam buku besar

Secara umum, buku besar berisi akun-akun yang sesuai dengan laporan laba rugi dan neraca yang menjadi tujuannya.

Bagian pendapatan dari laporan laba rugi dapat mencakup total dari akun buku besar umum untuk kas, inventaris dan piutang – uang yang terutang ke bisnis – kadang-kadang dipecah menjadi departemen seperti penjualan dan layanan dan biaya terkait. Sisi pengeluaran dari laporan laba rugi mungkin didasarkan pada akun GL untuk biaya bunga dan biaya iklan.

Akun lainnya meringkas transaksi untuk kategori aset, seperti pabrik dan peralatan, dan kewajiban, seperti hutang dan wesel bayar, atau pinjaman.

Selain itu akun lain dapat digunakan untuk melacak kategori khusus, melakukan perhitungan yang berguna atau meringkas kelompok akun. Jenis yang terakhir disebut akun kontrol.

Sebagai contoh, seorang akuntan mungkin menggunakan akun-T – dinamakan demikian karena bentuk T-nya – untuk melacak hanya debit dan kredit dalam akun buku besar umum tertentu.

Proses dalam siklus akuntansi

Mengikuti aturan pembukuan entri ganda, setiap entri dalam buku ini harus muncul di dua tempat: satu kali sebagai debit dan satu lagi sebagai kredit yang sesuai. Dan keduanya yang ditambahkan bersama harus sama dengan nol.

Istilah debit dan kredit tidak memiliki arti biasa, dan apakah masing-masing menambah atau mengurangi dari total akun tergantung pada jenis akun. Misalnya, mendebit akun pendapatan menyebabkannya meningkat, sementara tindakan yang sama pada akun pengeluaran menghasilkan penurunan.

Untuk Apa Buku Besar Digunakan?

Buku besar memiliki tanggung jawab besar. Lagi pula, ia menyimpan semua informasi akun yang diperlukan untuk menyiapkan laporan keuangan perusahaan Anda.

Sebelumnya kami telah membahas hutang dan piutang dagang, di antara ketentuan akuntansi lainnya. Namun, item akuntansi ini hanya memainkan sebagian kecil dalam memahami gambaran keuangan lengkap perusahaan.

Buku besar mengambil ringkasan bulanan jurnal-jurnal ini untuk membuat satu “gambaran besar”.

Seperti disebutkan di atas, data yang diambil dari buku besar digunakan untuk membuat jenis-jenis laporan keuangan lainnya, seperti neraca atau laporan laba rugi. Dengan begitu Anda bisa menumbuhkan bisnis yang sukses dan berkelanjutan yang berarti bahwa Anda selaras dengan kesejahteraan finansial bisnis Anda.

Itu bukan berarti Anda harus menjadi ahli keuangan atau ahli akuntansi

Namun, apa yang dimaksud adalah Anda perlu memahami istilah akuntansi dasar, laporan keuangan, dan laporan laba rugi dengan cukup jelas. Memahami dasar-dasar ini tidak hanya memungkinkan Anda untuk membuat keputusan bisnis yang lebih cerdas, tetapi Anda berada di posisi yang lebih baik ketika Anda tahu persis di mana kesehatan perusahaan Anda terkait dengan investasi potensial dan keputusan bisnis brdasarkan data keuangan bisnis Anda.

Baca juga : Pengertian Kas Kecil, Contoh, Fungsi, dan Cara Mengontrolnya

Berikut adalah 5 alasan super penting mengapa bisnis kecil Anda membutuhkan buku besar:

  • Alat ini akan memberikan catatan akurat dari semua transaksi keuangan.
  • Alat ini akan membuat pengajuan pajak jauh lebih mudah karena Anda berisi semua data penghasilan dan pengeluaran di satu tempat dengan terperinci dan jelas.
  • Alat ini akan membantu Anda melihat dan memantau semua transaksi dengan mudah.
  • Alat ini membantu menyusun laporan keuangan utama yang penting untuk mengevaluasi kedudukan keuangan bisnis Anda.
  • Alat ini membantu Anda mengidentifikasi¬† dan mencegah fraud.

Setiap alat atau proses dalam akuntansi adalah bagian dari suatu kesatuan kegiatan dalam pembukuan yang akan memudahkan Anda dalam memantau arus keuangan dan juga kesehatan bisnis berdasarkan laporan keuangan yang terperinci.

Jadi pastikanlah Anda memiliki pembukuan dengan proses yang baik agar Anda dapat menentukan rencana pengembangan bisnis secara menyeluruh dan berkelanjutan.