18 Keterampilan Utama yang Harus Dimiliki Data Analis
Saat bisnis menyimpan dan menilai lebih banyak informasi secara online atau dalam basis data, mereka membutuhkan karyawan yang mampu menangani, mengatur, dan menilai materi digital. Banyak perusahaan mempekerjakan data analis untuk memenuhi kebutuhan data mereka. Analis data membutuhkan keterampilan khusus untuk unggul di posisi mereka.
Dalam artikel ini, kami menjelaskan apa itu analis data dan memberikan daftar keterampilan paling penting yang mereka butuhkan untuk sukses menjadi data analis.
Apa itu analis data?
Seorang data analis mengambil, mengatur, dan menganalisis informasi untuk membantu perusahaan meningkatkan produksi, efisiensi, atau aspek berharga lainnya dari operasi bisnis.
Analis data bekerja di semua industri, mulai dari ritel hingga akademisi. Seringkali, mereka menggunakan data yang mereka kumpulkan untuk membuat laporan yang merangkum pola dan menawarkan solusi kepada pemangku kepentingan dalam bentuk sistem, prosedur, atau protokol yang diperbarui.
Perusahaan menggunakan analis data secara khusus untuk meningkatkan hasil seperti produktivitas atau keuntungan atau untuk memahami kebutuhan karyawan atau pelanggan.
Tanggung jawab umum untuk analis data meliputi:
- Mengumpulkan data
- Menemukan pola
- Menulis laporan
- Bekerjasama dengan pemangku kepentingan
- Mempresentasikan temuan mereka
- Membuat sistem
Keterampilan apa yang dibutuhkan seorang data analis ?
Data analis mendapat manfaat dari mengembangkan keterampilan tertentu. Berikut adalah beberapa keterampilan utama yang harus diperoleh analis data untuk sukses di bidangnya:
1. SQL
Structured Query Language, atau SQL, adalah spreadsheet dan alat komputasi yang mampu menangani kumpulan data yang besar dan memproses informasi jauh lebih cepat daripada perangkat lunak spreadsheet yang lebih umum. SQL adalah alat yang berharga untuk analis data, jadi pengetahuan tentang fungsinya adalah kuncinya.
2. Spreadsheet
Walaupun SQL sering kali merupakan perangkat lunak yang disukai untuk analis data, pengetahuan dan pemahaman tentang alat spreadsheet tradisional yang tersebar luas diperlukan. Beberapa perusahaan mungkin lebih menyukai laporan atau kumpulan data yang disajikan melalui alat spreadsheet tradisional.
3. Berpikir kritis
Perusahaan sering menugaskan analis data untuk mengumpulkan data dan menafsirkan data untuk tujuan tertentu. Mengetahui data apa yang harus dikumpulkan dan bagaimana memprosesnya untuk mendapatkan informasi yang tepat adalah keterampilan berpikir kritis yang penting untuk dikembangkan oleh analis data.
4. Bahasa pemrograman statistik
Beberapa analis data memilih untuk menggunakan bahasa pemrograman statistik seperti R atau Python untuk menganalisis kumpulan data yang besar. Analis data harus terbiasa dengan berbagai program analisis data untuk mempersiapkan mereka untuk alat yang tersedia di perusahaan mereka.
5. Visualisasi data
Setelah mengumpulkan, menganalisis, dan menyusun data, biasanya analis data harus membagikan temuannya kepada perusahaan. Membuat visualisasi analisis data yang mudah dipahami sangat penting. Seringkali, analis data memilih untuk menggunakan visual seperti grafik atau bagan untuk membantu rekan mereka memahami apa yang dikatakan data dengan cepat dan jelas.
6. Berbicara di depan umum
Menyajikan analisis data adalah bagian penting dari pekerjaan seorang analis data. Selain menyusun temuan secara jelas, analis data juga harus menjelaskan baik secara lisan maupun tertulis mengapa data itu penting dan apa yang harus dilakukan perusahaan karena temuan tersebut.
7. Machine learning
Beberapa perusahaan yang menggunakan mesin yang sangat teknis untuk menyelesaikan tugas memerlukan analis data mereka memiliki pengetahuan tentang cara kerja pembelajaran mesin. Kecerdasan buatan berkembang seiring kemajuan teknologi, jadi sebaiknya analis data mengembangkan keterampilan ini.
8. Data warehousing
Data warehousing adalah proses pembuatan penyimpanan virtual dan sistem organisasi untuk data perusahaan. Seringkali, mereka dikelola oleh analis data yang tugas utamanya adalah memantau data dan memelihara perlindungan dan akses yang sesuai.
9. Komunikasi
Analis data harus berkomunikasi dengan berbagai pemangku kepentingan selama pekerjaan mereka, termasuk analis data lainnya, perwakilan TI, dan kolega yang tidak terkait langsung dengan data atau teknologi. Komunikasi verbal dan tertulis adalah keterampilan utama bagi analis data.
Berikut adalah artikel menarik lainnya yang bisa Anda baca:
10. Pemecahan masalah
Analis data sering menghadapi masalah teknis saat menyelesaikan tugas terkait pekerjaan mereka. Membangun solusi yang efektif bagi pemangku kepentingan melalui pemecahan masalah adalah keterampilan yang diperlukan.
11. Penelitian
Terkadang analis data mungkin harus melakukan penelitian. Mereka mungkin perlu menentukan solusi untuk masalah teknis atau mengevaluasi proses baru berdasarkan analisis data. Kedua tugas ini memerlukan penelitian untuk informasi atau solusi yang mungkin.
12. Perhatian terhadap detail
Analisis data membutuhkan fokus yang tepat. Menganalisis kode atau detail teknis lainnya melibatkan membaca dan menilai pengkodean yang rumit atau struktur teknis. Perhatian terhadap detail adalah keterampilan penting bagi analis data.
13. Kolaborasi
Kolaborasi dengan pemangku kepentingan internal dan eksternal sering menjadi tanggung jawab analis data. Rasa hormat dan penghargaan atas kerja tim membantu analis data dan anggota tim perusahaan lainnya menyelesaikan pekerjaan mereka.
14. Manajemen proyek
Manajemen proyek melibatkan pengawasan dan pelacakan semua elemen proyek, termasuk anggota tim dan pekerjaan mereka. Beberapa analis data secara teratur mengelola sekelompok analis lain atau staf teknologi informasi. Pengalaman atau pendidikan dalam manajemen proyek adalah keterampilan yang berguna untuk dimiliki.
15. Persiapan data
Persiapan data, atau persiapan data, adalah proses mengubah kumpulan data dari kumpulan besar informasi menjadi laporan yang tersortir dengan baik dan mudah dipahami. Analis data biasanya menyelesaikan persiapan data sebelum visualisasi data sehingga informasi dan takeaways yang paling penting mudah diubah menjadi grafik atau bagan.
16. Statistik
Analis data menggunakan statistik untuk menetapkan makna pada kumpulan data besar. Statistik membantu analis data memahami kumpulan data besar dan menemukan informasi yang berguna dan relevan untuk diterapkan pada masalah yang dihadapi perusahaan.
17. Menulis
Sementara analis data terutama bekerja dengan angka, membuat laporan tertulis adalah bagian penting dari tanggung jawab pekerjaan mereka. Keterampilan menulis yang kuat membantu analis data dengan jelas dan akurat menjelaskan temuan mereka dalam laporan tertulis.
18. Pengetahuan domain
Pengetahuan domain untuk analis data mengacu pada domain di mana data yang mereka nilai hidup. Terkadang domain data dapat menawarkan wawasan yang berguna ke dalam data dan memberikan informasi bermanfaat kepada analis data yang dengannya mereka dapat dengan lebih mudah mendekonstruksi dan memahami data.
Kesimpulan
Itulah beberapa keterampilan yang harus Anda miliki jika Anda berniat menjadi seorang data analis. Saat ini prospek kerja data analis memang cukup terbilang tinggi, terutama dengan banyaknya start up teknologi baru yang membutuhkan analisis data untuk proses operasional bisnis mereka. Jadi pastikan Anda memiliki semua keterampilan diatas agar Anda memiliki nilai jual di mata perekrut.
Ingin artikel seperti ini ada di website perusahaan Anda? Atau sedang mencari jasa penulis artikel? Hubungi kami melalui tautan ini.