12 Fungsi Pemasaran Lengkap dengan Pembahasan Mendalam

Sebeneranya, apa fungsi pemasaran dalam setiap bisnis? Mengenalkan produk? Mendapatkan keuntungan? Atau hal lain? Mungkin semuanya benar, tapi semua tidak sesederhana itu.

Setiap bisnis bertahan dengan uang dari konsumennya. Pemasaran adalah cara untuk menjangkau konsumen tersebut.

Pemasaran bukan hanya tentang memasang poster di jalanan, menayangkan video 30 detik untuk memperkenalkan produk atau membagikan barang atau jasa dengan biaya rendah / tanpa biaya. Ini berfokus pada pengembangan hubungan dengan konsumen dengan mengidentifikasi kebutuhan dan keinginan mereka, dan kemudian mengembangkan produk dan layanan yang memenuhi harapan mereka.

Menurut Philip Kotler:

Pemasaran adalah proses sosial dan manajerial di mana individu dan kelompok memperoleh apa yang mereka inginkan dan butuhkan melalui penciptaan, penawaran dan pertukaran produk yang bernilai dengan orang lain.

Pemasaran bukan urusan satu pihak. Ini membutuhkan interaksi yang tidak terputus antara bisnis dan pelanggan. Dengan demikian, pentingnya pemasaran tidak dapat diabaikan dalam konteks bisnis.

Untuk lebih memahami konsepnya, mari kita pelajari fungsi pemasaran secara lebih jelas dan mendalam.

12 Fungsi Utama dalam Pemasaran

Pemasaran sangat luas, dimulai sebelum penawaran benar-benar diproduksi dan sering berjalan selama penawaran tetap ada, bahkan setelah penjualan terjadi.

Fungsi pemasaran dapat dibagi menjadi 12 bagian berikut:

1. Mengidentifikasi kebutuhan dan keinginan pelanggan

Memuaskan kebutuhan dan keinginan pelanggan sangat penting untuk kelangsungan bisnis apa pun. Dengan demikian, bisnis harus memahami kebutuhan pelanggan ini sejak awal untuk memenuhi harapan mereka. Untuk itu perlu dilakukan riset pasar untuk mengumpulkan informasi tentang preferensi konsumen sasaran.

Pertanyaan mengenai apa yang diinginkan konsumen, dalam jumlah dan harga berapa, pada waktu dan tempat apa, dsb, harus dijawab saat melakukan riset pasar. Setelah menganalisis informasi ini, semua keputusan penting terkait penawaran dapat diambil untuk memastikan keandalannya.

2. Mengembangkan rencana bisnis

Setelah bisnis memiliki semua informasi yang dibutuhkan tentang pasar dan pelanggan, bisnis perlu menghasilkan strategi yang membantu perusahaan mencapai tujuannya sambil mempertimbangkan lingkungan pasar.

Perusahaan perlu merencanakan berapa banyak yang akan diproduksi, bagaimana mendistribusikan dan bagaimana akan mempromosikan produknya. Semua ini diputuskan dan garis waktu disiapkan sesuai dengan langkah selanjutnya yang diambil oleh bisnis.

3. Pengembangan produk

Setiap bisnis menghasilkan produk atau menyediakan layanan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan. Melalui riset pasar yang dilakukan, bisnis menjadi akrab dengan kebutuhan dan keinginan pelanggan. Kemudian mengembangkan produk atau layanannya sesuai dengan preferensi pelanggan sasaran mayoritasnya.

Fungsi ini juga termasuk mendesain produk dengan cara yang memudahkan konsumen untuk menanganinya. Biaya dan daya tahan adalah beberapa faktor lain yang perlu dipertimbangkan saat merancang suatu produk.

Pengembangan rroduk bukanlah proses satu kali, melainkan proses berkelanjutan. Artinya, bahkan setelah produknya mencapai pasar, produsen perlu mengembangkannya secara berkala agar selalu up-to-date dengan kebutuhan konsumen.

4. Penetapan harga

Penetapan harga produk adalah salah satu fungsi pemasaran yang paling signifikan dan rumit. Memilih harga yang tinggi dapat menyebabkan permintaan produk yang lebih rendah dan harga yang rendah dapat menyebabkan perusahaan keluar dari bisnis.

Dengan demikian, harga harus ditetapkan oleh pemasar setelah melakukan penelitian yang cukup dan memperhitungkan faktor-faktor seperti biaya produksi, harga pesaing, kondisi pasar, jenis pelanggan sasaran, biaya tambahan yang dikeluarkan, margin keuntungan, dll.

Bisnis harus memahami bahwa harga suatu produk sangat menentukan berapa banyak bagian pelanggan yang akan mereka peroleh dan oleh karena itu, mengubah harga secara sering dapat berdampak buruk pada pendapatan perusahaan.

5. Standardisasi & Grading

Standarisasi didefinisikan sebagai penetapan standar untuk produk sehubungan dengan ukuran, berat, kuantitas, kualitas, desain, warna, dan berpegang teguh pada itu.

Hal ini membantu dalam memastikan keseragaman dalam produk yang dihasilkan. Konsumen tertarik pada produk yang distandarisasi karena konsistensi kualitas dan standarisasi juga menyebabkan penurunan biaya bisnis, sehingga menguntungkan kedua belah pihak.

Grading didefinisikan sebagai pengklasifikasian produk berdasarkan ukuran, kualitas, kuantitas dan karakteristik lainnya.

Hal ini banyak dilakukan untuk produk pertanian dan merupakan subfungsi dari standardisasi. Pemberian nilai menghilangkan kebutuhan untuk meyakinkan konsumen tentang kualitas produk di pihak penjual.

Hal ini juga memungkinkan penjual untuk membebankan harga yang lebih tinggi untuk produk dengan kualitas yang lebih baik.

6. Pengemasan & Pelabelan

Pengemasan diartikan sebagai kegiatan yang dilakukan untuk melindungi produk dari bahaya lingkungan luar. Ini bertujuan untuk menghindari kerusakan, pembusukan, kerusakan atau penghancuran barang selama transit atau penyimpanan.

Pelabelan diartikan sebagai proses merancang dan mengembangkan label produk sehingga dapat memberikan informasi yang relevan kepada konsumen mengenai produk tersebut. Ini membantu dalam memudahkan identifikasi produk dan dapat membantu merek menonjol di pasar.

Kemasan dan label adalah hal pertama yang berhubungan dengan konsumen. Oleh karena itu, perlu diberikan perhatian yang cukup besar saat menyelesaikan rencana pemasaran.

fungsi pemasaran 2

7. Branding

Branding adalah proses pemberian nama, simbol, atau desain tertentu pada suatu produk atau rangkaian produk agar mudah dibedakan dari produk lain di pasar. Merek bisnis juga dapat membantu mengkomunikasikan nilai-nilainya kepada konsumen. Ini bertanggung jawab untuk membentuk persepsi konsumen tentang bisnis.

8. Distribusi

Distribusi memerlukan semua keputusan yang terkait dengan proses pembuatan barang atau jasa yang tersedia bagi konsumen.

Jika bahkan setelah memproduksi produk kualitas premium dengan harga terendah, pabrikan tidak dapat menyediakannya kepada konsumen akhir, semua upaya yang dilakukan untuk merancang dan mengembangkan produk akan sia-sia.

Faktor-faktor seperti saluran distribusi, inventaris, pemrosesan pesanan, dan lain-lain dipertimbangkan untuk menciptakan utilitas waktu dan tempat. Distribusi memastikan bahwa produk yang tepat tersedia pada waktu yang tepat di tempat yang tepat untuk konsumen yang tepat.

9. Transportasi

Barang-barang tersebut belum tentu dikonsumsi di tempat produksinya. Suku cadang produk dapat diproduksi di satu tempat, dapat dirakit di tempat lain, dijual di tempat berbeda, dan akhirnya dikonsumsi pada jarak ribuan mil dari tempat produksi. Transportasi membantu bisnis dalam menjembatani kesenjangan ini dan menyediakan barang bagi konsumennya.

Perpindahan fisik barang dari tempat produksi ke konsumen adalah transportasi. Ini adalah fungsi penting dari pemasaran karena menentukan jangkauan bisnis apa pun. Batas-batas lokal dan nasional perlu dipertimbangkan saat membuat keputusan mengenai transportasi dan moda transportasi yang dipilih.

10 Pergudangan atau warehousing

Produk yang diproduksi tidak segera dijual kepada konsumen pada hari produksi. Untuk mengatasi masalah tersebut, fungsi pemasaran pergudangan menyediakan ruang untuk menyimpan barang hingga siap untuk dijual.

Barang-barang yang diproduksi perlu disimpan di tempat yang aman agar tidak rusak. Pergudangan memastikan bahwa produk disimpan dengan cara yang benar dengan menyediakan utilitas tempat dan menyediakan barang sesuai kebutuhan.

Pergudangan juga bertanggung jawab untuk menjaga stabilitas harga produk. Jika produk tersedia di pasar dalam jumlah besar, harganya bisa turun dan jika produk menghadapi kekurangan di pasar, harganya mungkin naik. Dengan demikian, pergudangan memastikan bahwa jumlah barang yang tepat tersedia di pasar.

11. Promosi

Begitu produk berada di pasar, konsumen perlu menyadari keberadaannya untuk membelinya dan memungkinkan bisnis memperoleh pendapatan.

Fungsi promosi bertanggung jawab untuk membuat konsumen mengetahui tentang barang yang diproduksi, fitur dan karakteristiknya, harga dan informasi lain yang diperlukan.

Ini dapat dilakukan melalui periklanan, penjualan pribadi, promosi penjualan, sponsor acara, dan aktivitas serupa lainnya yang membantu dalam mempublikasikan produk.

Promosi dilakukan dengan mempertimbangkan budget perusahaan. Tujuan dari fungsi ini adalah untuk menginformasikan pelanggan yang ada dan pelanggan potensial sehingga mereka membeli produk dan pendapatan yang lebih tinggi dapat dihasilkan.

12. Memberikan Dukungan Pelanggan

Komunikasi antara pelanggan dan bisnis tidak berakhir setelah produk terjual. Di dunia saat ini, di mana pelanggan dianggap sebagai raja, layanan dukungan pelanggan bahkan lebih penting daripada menjual produk itu sendiri.

Untuk bisnis apa pun, mempertahankan pelanggannya penting untuk menjaga citra di pasar serta mendorong pelanggan baru untuk membeli produk mereka.

Layanan dukungan pelanggan memastikan bahwa pelanggan senang dengan produk selama siklus hidupnya dan tidak menghadapi masalah apa pun dengannya. Beberapa contoh layanan dukungan pelanggan termasuk saluran bantuan konsumen, layanan pemeliharaan, dukungan teknis, fasilitas kredit, dan layanan purna jual lainnya.

Kesimpulan

Itulah 12 fungsi pemasaran dalam sebuah bisnis, pemasaran adalah proses yang terdiri dari semua aktivitas yang terlibat dari konsep produk hingga mencapai konsumen akhir sedangkan fungsi pemasaran adalah mekanisme atau alat yang memungkinkan perusahaan menjalankan strateginya melalui struktur pemasaran yang dipilihnya.

Misalnya, jika perusahaan mendasarkan keunggulan kompetitifnya pada produk dan layanan berkualitas tinggi, fungsi pemasaran yang paling penting mungkin adalah pengembangan produk dan hubungan dekat dengan pelanggan.

Fungsi pemasaran dapat dibagi menjadi fungsi yang berada di bawah kendali penuh spesialis pemasaran, yang berfokus pada komunikasi (fungsi kontak), dan fungsi di mana pemasar hanya berpartisipasi sebagai bagian dari tim (fungsi produk).

Ingin artikel seperti ini ada di website perusahaan Anda? Atau sedang mencari jasa penulis artikel? Hubungi kami melalui tautan ini.

 

Berikut adalah artikel menarik lainnya yang bisa Anda baca: