Tips Melakukan Tiktok Marketing Secara Efektif
Apakah bisnis Anda sedang berencana menggunakan TikTok marketing? TikTok sendiri adalah sebuah aplikasi yang populer di kalangan anak muda dan terus berkembang menjadi fenomena global.
Aplikasi ini sudah menjadi jejaring sosial terbesar kedelapan, namun era keemasannya baru saja dimulai. TikTok juga benar-benar telah mendisrupsi sektor pemasaran digital di mana Facebook, Instagram, dan Youtube memiliki monopoli sebelumnya.
Faktanya, orang menghabiskan lebih banyak waktu di TikTok daripada di Instagram saat ini.
Dengan sejumlah besar fitur baru untuk meningkatkan brand engagement, TikTok dengan cepat menjadi saluran baru para pemilik bisnis untuk melakukan pemasaran.
Pertumbuhan platform yang meroket telah menarik banyak minat perusahaan untuk melakukan TikTok marketing. Selain itu, peluncuran “TikTok for Business” pada tahun 2020 memiliki dampak baik bagi pemilik bisnis yang ingin melakukan pemasaran di Tiktok.
Ingin tahu, bagaimana caranya Anda bisa sukses dalam melakukan TikTok marketing? Pada artikel kali ini kita akan membahas beberapa tips yang bisa Anda lakukan agar Anda bisa melakukan TikTok marketing secara maksimal untuk bisnis Anda
Apa itu TikTok Marketing dan Mengapa Anda Harus Menggunakannya?
Pada tahun 2020, TikTok melampaui Facebook sebagai aplikasi yang paling banyak diunduh dengan lebih dari 1 miliar pengguna. Dengan demikian, peran TikTok sebagai pemimpin pasartelah mendorong banyak bisnis menggunakan TikTok untuk mengiklankan perusahaan, produk, atau layanan mereka. Ini dikenal sebagai TikTok marketing.
Mengingat banyaknya orang yang menggunakan TikTok, terbukti bahwa ini adalah pemasaran yang cocok.
Namun, selain fakta bahwa banyak orang menggunakannya, ada beberapa alasan kenapa bisnis Anda harus mengembangkan strategi TikTok marketing. Berikut adalah alasannya:
Memberikan engagement rate yang tinggi
TikTok memberi banyak pemilik bisnisi jangkauan dan keterlibatan yang baik pada aplikasi mereka. Triknya sederhana: Keterlibatan penguna atau engagement akan datang dengan sendirinya selama konten menarik bagi audiens target.
Jadi, akun TikTok dengan nol followers dapat memperoleh jutaan penayangan pada video baru karena sifat viral dari algoritmenya.
Kedua, sifat video berdurasi pendek disukai generasi muda, dan membuat mereka menggunakan TikTok dalam waktu yang lama. Dengan demikian, rata-rata pengguna TikTok menghabiskan 89 menit per hari di aplikasi, yang merupakan jumlah waktu yang baik untuk dapat dimanfaatkan oleh bisnis.
Platform sempurna untuk user generated content
TikTok adalah platform paling populer untuk konten yang dibuat pengguna atau user generated content (UGC).
Konten jenis tersebut membuat pengguna terhibur dan membantu mereka berkomunikasi dalam video pendek (dengan filter khusus dan musik), testimonial, atau ulasan. Tiktok mendorong konten yang dibuat pengguna melalui tantangannya dan menghasilkan konten secara organik sebagai bagian dari algoritmenya.
UGC saling menguntungkan merek dan pengguna. Ini membebaskan pemasar dari tanggung jawab untuk membuat video baru secara teratur untuk berinteraksi dan terlibat dengan audiens mereka.
Ini juga membantu untuk mendapatkan kepercayaan pengikut TikTok Anda dan membuat mereka merasa nyaman dengan kontent Anda. Di sisi lain, TikTokers atau pembuat video yang lucu dan menarik mendapatkan lebih banyak pengikut karena brand exposure.
Kompetisi yang masih rendah
Jika merek menggunakan TikTok marketing sedari awal, merek tersebut telah mendapatkan brand exposure yang besar dan dengan sedikit biaya.
Misalnya, akun Shopee Indonesia yang telah mengumpulkan lebih dari 400 ribu+ pengikut dalam waktu kurang dari setahun dan sekarang memiliki 4.4 juta pengikut di platform tersebut.
Namun, meskipun semakin banyak bisnis yang bergabung dengan TikTok, persaingannya masih sangat rendah. Dengan demikian, membuat kehadiran merek di TikTok lebih awal dapat memberikan keunggulan pemasaran yang signifikan bagi perusahaan Anda.
Murah dan mudah dipelajari
TikTok tidak memerlukan anggaran besar untuk pembuatan konten, karena pengambilan video sederhana memiliki peluang yang sama untuk berhasil.
Juga di saat-saat sulit, TikTok membantu bisnis. Misi mereka adalah untuk membantu usaha kecil yang telah rusak secara finansial oleh situasi COVID-19 dalam melanjutkan operasi.
Misalnya, TikTok meluncurkan inisiatif “Back to Business“, yang memberikan kredit iklan $100 juta kepada pengiklan secara global, dan membantu usaha kecil berpromosi di platform mereka. Perusahaan yang memenuhi kriteria dapat menerima kredit iklan $300 yang harus digunakan sebelum akhir tahun 2020.
Selain itu, proses beriklan di platform tersebut sangat kreatif, bisa dilakukan dengan anggaran fleksibel, dan mampu melakukan penargetan kinerja.
Pengguna melihat iklan TikTok lebih baik
Menurut sebuah studi baru, iklan TikTok menghasilkan retensi merek yang lebih tinggi dan sikap positif. Merek yang beriklan di platform tersebut lebih diingat dengan baik daripada jika mereka melakukan iklan di platform lain.
TikTok mengusulkan agar pemasarn dan pemilik bisnis yang beriklan di platform tersebut untuk fokus pada penceritaan merek kreatif untuk mengumpulkan lebih banyak perhatian dan interaksi.
TikTok juga memiliki Business Creative Hub dalam aplikasi, tempat Anda dapat memeriksa konten iklan mana yang berfungsi dengan baik di negara tertentu dan panduan untuk pengoptimalan kampanye yang dapat membantu bisnis memenuhi target kinerja mereka.
Hal ini membantu para pemasar dan pemilik bisnis untuk melakukan periklanan dengan baik, lebih hemat, dan bisa menjangkau audiens yang tepat untuk produk mereka.
Di samping itu, raksasa media sosial seperti Instagram, Facebook, dan Snapchat kini telah mencapai tahap jenuh, sehingga sangat sulit untuk menyampaikan pesan merek Anda ke target audiens Anda di platform tersebut.
Beberapa merek bahkan harus menghabiskan dana hanya untuk meningkatkan jumlah like dan followers di halaman mereka. Akibatnya, mengidentifikasi apakah halaman memiliki pengikut asli menjadi sulit.
Namun, karena TikTok adalah platform yang relatif baru, TikTok lebih mementingkan menarik pengguna baru daripada memonetisasi situs secara agresif.
Dengan demikian, pemasar dapat dengan mudah memanfaatkan platform ini dengan hanya berfokus pada pembuatan konten dan memanfaatkan platform secara maksimal.
Bagaimana Cara Menggunakan TikTok Marketing dengan Efektif?
TikTok idealnya digunakan sebagai alat promosi bagi merek untuk terlibat dengan target audiens mereka.
Kampanye TikTok marketing yang sukses dapat memperkuat brand value melalui konten otentik berbentuk pendek yang disukai dan dibagikan pengguna.
Inilah cara Anda dapat menjalankan kampanye TikTok marketing yang sukses:
Siapkan akun TikTok bisnis Anda
Pertama, jika Anda ingin memanfaatkan platform dengan baik, Anda perlu menyiapkan akun bisnis Anda.
Jadi, instal TikTok di perangkat iOS atau Android Anda. Daftar ke aplikasi menggunakan alamat email, nomor telepon, atau platform pihak ketiga seperti akun Instagram, Facebook, atau Twitter Anda yang sudah ada. TikTok akan membuat profil untuk Anda bersama dengan nama pengguna.
Namun, akun TikTok biasa tidak akan maksimal jika dipakai untuk bisnis. Jadi, Anda perlu beralih ke akun bisnis. Akun bisnis dirancang untuk pemasar dan memiliki berbagai fitur untuk membantu Anda memaksimalkan upaya pemasaran TikTok Anda.
Berikut cara mengubah akun TikTok Anda menjadi akun bisnis.
- Langkah 1: Pergi ke bagian bawah layar, pilih opsi ‘Profil’, dan klik tiga titik di kanan atas.
- Langkah 2: Buka ‘Kelola Akun’, lalu ‘Beralih ke Akun Bisnis’ dari menu Kontrol Akun.
- Langkah 3: Pilih ‘Bisnis’ dari opsi tarik-turun yang ditampilkan.
- Langkah 4: Terakhir, pilih kategori di mana produk atau layanan Anda berada dan klik ‘Berikutnya’. Ini akan memberi Anda konten, acara, dan solusi unik yang dikhususkan untuk niche Anda.
Anda kemudian dapat melengkapi profil Anda dengan menambahkan bio Anda, situs web perusahaan, dan alamat email, dan akun pemasaran video lainnya yang mungkin Anda miliki di Instagram, YouTube, atau Twitter.
Berikut adalah artikel menarik lainnya yang bisa Anda baca:
Buat strategi tiktok yang baik
Jika Anda seorang ahli pemasaran Instagram atau Facebook, ingatlah bahwa TikTok adalah platform yang berbeda dan membutuhkan strategi unik dan bisa Anda samakan dengan media sosial lainnya.
Pahami Algoritma Tiktok
TikTok mempertimbangkan empat tujuan utama untuk membuat pengguna tetap terlibat: user value, long-term user value, creator value, dan platform value.
Dengan demikian, algoritme menyesuaikan pilihan konten, secara otomatis melewatkan video yang tidak relevan atau tidak sesuai usia, dan menghilangkan video yang melakukan pelanggaran pedoman komunitas mereka.
Algoritme Tiktok mengkurasi halaman For You Page (FYP) berdasarkan preferensi dan riwayat aktivitas setiap pengguna. Karena berbagai faktor dan variabel, tidak ada dua FYP yang identik.
Berikut ini adalah tiga faktor utama yang agar konten Anda masuk FYP:
Interaksi Pengguna seperti video yang disukai atau dibagikan pengguna, akun yang mereka ikuti, komentar yang mereka buat, video yang mereka tambahkan ke favorit, video yang mereka laporkan sebagai tidak pantas, dan konten yang mereka buat.
Algoritme juga mempertimbangkan seberapa jauh pengguna melanjutkan video dan apakah mereka menontonnya secara keseluruhan atau tidak. Menonton video dari awal hingga akhir membawa bobot lebih dalam algoritma TikTok, karena ini merupakan tanda ketertarikan penggguna terhadap konten Anda.
Informasi Video didasarkan pada konten yang dicari pengguna di tab “Temukan”, seperti Teks, Suara, Tagar, Efek, Stiker, dan Topik yang lagi ngetren.
Tagar atau hashtags, khususnya, memainkan peran penting dalam menentukan video mana yang direkomendasikan. Setiap pengguna yang melihat atau membuat video dengan tagar tertentu cenderung melihat video berikutnya dengan tagar tersebut.
Pengaturan Perangkat dan Akun mencakup preferensi bahasa, pengaturan negara, dan jenis perangkat. Faktor-faktor ini terutama dilacak untuk mengoptimalkan kinerja aplikasi.
Selain itu, jumlah pengikut tidak memengaruhi peluang untuk muncul di FYP.
Meskipun mereka yang memiliki lebih banyak pengikut akan memiliki visibilitas keseluruhan yang lebih baik, algoritma tidak memperlakukan video mereka secara berbeda karena popularitasnya.
Identifikasi target audiens Anda
Anda harus memiliki jawaban tentang dengan siapa Anda ingin terlibat di TikTok. Anda perlu mempelajari tentang demografi TikTok dan menentukan individu yang mungkin tertarik dengan merek Anda.
Setelah itu, Anda dapat membuat persona pelanggan atau pengguna ideal Anda.
Misalnya, jika Anda adalah perusahaan kecantikan, persona pelanggan Anda bisa jadi wanita berusia antara 18 dan 34 tahun yang tinggal di Jakarta dan tertarik dengan kosmetik.
Ini akan membantu Anda mengetahui siapa yang harus Anda tuju untuk menarik perhatian di TikTok dengan mengembangkan jenis konten organik dan bersponsor yang tepat.
Mengidentifikasi audiens target Anda dan memiliki kejelasan tentang hal itu akan menjamin bahwa kampanye Anda menjangkau audiens yang tepat dan uang Anda dihabiskan dengan baik.
Tentukan Tujuan Anda
Setelah Anda mengetahui audiens target Anda, Anda perlu menentukan tujuan Anda. Tanpa tujuan, Anda tidak akan tahu apakah kampanye Anda berhasil atau tidak, dan Anda tidak akan dapat membuat perubahan yang diperlukan. Anda harus menentukan apakah Anda mencoba menjangkau audiens baru, meningkatkan citra merek, meningkatkan kesadaran produk, atau mengembangkan hubungan pelanggan melalui interaksi. Ini dapat dilakukan menggunakan dasbor pengelola iklan di TikTok. Sangat penting untuk tujuan organik dan berbayar, terutama untuk yang terakhir.
Optimalkan profil TikTok Anda
Anda perlu membuat kesan pertama yang sangat baik. Jadi, buatlah bio Anda singkat dan menarik. Juga, pilih URL Anda dengan hati-hati.
Anda perlu menentukan apakah itu harus mengarahkan ke situs toko online Anda, landing page tertentu, profil media sosial tambahan, atau posting blog terbaru berdasarkan tujuan strategis Anda.
Buat Konten yang Menghibur
Sekarang setelah Anda mengatur akun bisnis Anda dan memasuki dunia perTikTokan, lihat bagaimana Anda dapat membuat konten yang menarik dan menghibur dan, memasarkan secara efektif di platform.
Berkolaborasi dengan influencer
Bekerjasama dengan influencer adalah pendekatan pemasaran yang hebat, terutama dalam hal TikTok maarketing.
63% pembeli percaya bahwa rekomendasi produk influencer “jauh lebih terpercaya” daripada apa yang dikatakan bisnis tentang diri mereka sendiri.
Ini karena influencer dapat mengubah pesan merek formal menjadi video yang menarik dan kreatif karena mereka memiliki pemahaman yang kuat tentang platform dan tahu cara menggunakan alat, fitur, dan trennya.
Selain itu, TikTok juga memiliki TikTok Creator Marketplace, yang merupakan “platform resmi untuk kolaborasi merek dan kreator.”
Merek dapat menemukan mitra pembuat konten menggunakan ini berdasarkan statistik kinerja waktu nyata mereka seperti demografi pemirsa, metrik keterlibatan, dan banyak lagi.
Kembangkan Hashtag Challenge
Pengguna TikTok sangat senang berpartisipasi dalam tantangan dan membuat serta memposting video sebagai tanggapan.
Hashtag challenge telah terbukti cukup berhasil bagi banyak perusahaan dan organisasi. Anda mengembangkan tagar bermerek, yang kemudian Anda gunakan untuk mempromosikan tantangan di mana orang lain membuat video menggunakan tagar Anda.
Jenis konten buatan pengguna ini meningkatkan kredibilitas merek Anda dan membantu menarik pelanggan baru.
Menemukan Hashtag yang Tepat
Hashtag Anda harus berfokus pada produk. Ini akan membantu algoritma TikTok dalam menentukan sifat konten Anda dan siapa yang mungkin tertarik dengannya.
Jangan menambahkan tagar acak lainnya; Anda akan mendapatkan video dengan jumlah penayangan yang rendah. Juga, perhatikan baik-baik tagar pesaing Anda. Lihat tagar mana yang membuat mereka mendapatkan status populer dan mana yang tidak.
Jumlah hashtag yang ideal untuk digunakan adalah sekitar lima, di mana 1-2 dapat menjadi trending hashtags dan 2-3 hashtags di niche Anda.
Kesimpulan
Itulah beberapa tips dan cara yang bisa Anda lakukan agar sukses melakukan Tiktok marketing pada bisnis Anda. Proses pemasaran melalui media sosial seperti Tiktok saat ini memang menjadi tren yang cukup menjanjikan baik bagi pemasar maupun para pemilik bisnis.
Namun yang harus Anda ingat, tidak ada proses pemasaran yang benar-benar gratis dalam sebuah bisnis, termasuk juga Tiktok marketing. Untuk mengukur keberhasilan kampanye pemasaran yang Anda lakukan, Anda harus mencatat setiap biaya yang Anda keluarkan dalam proses pemasaran.
Selain Tiktok marketing, Anda bisa mencoba menggunakan content marketing atau strategi SEO untuk menjangkau audiens yang lebih baik. Jika Anda memerlukan jasa kepenulisan artikel atau jasa SEO Anda bisa menghubungi kami melalui tautan ini.