3 Strategi Kerja Jarak Jauh untuk Mengelola Tim Anda Secara Efektif

Kerja jarak jauh terus meningkat. Ketika bisnis di mana pun beradaptasi terutama di saat pandemi, kerja jarak jauh telah berubah dari sekadar pilihan menjadi kebutuhan — secara harfiah dalam waktu yang cepat.

Antara 2012 hingga 2016 menurut laporan Gartner, Amerika melihat 43 pekerja sempurna yang melaporkan menghabiskan waktu mereka bekerja dari jarak jauh. Jumlah ini akan terus bertambah saat kita pandemi ini telah benar benar usai.

Sekarang setelah segalanya melambat, bisnis kecil dan besar menghadapi tantangan baru: menjaga dan semangat serta produktivitas tinggi pada karyawan yang melakukan remote working.

Ini bukan tugas yang mudah.

Tetapi dengan langkah yang tepat, ini bisa dilakukan. Berikut ini adalah 3 strategi kerja jarak jauh yang dapat Anda terapkan untuk bisnis Anda hari ini untuk mengelola tim jarak jauh Anda secara efisien.

1. Berdayakan Staf dengan Teknologi yang Tepat untuk Berkembang

Ada banyak alat kolaborasi yang dapat digunakan bisnis untuk melengkapi anggota tim mereka dengan alat yang tepat untuk mencapai produktivitas maksimum.

Menurut Gartner, pengusaha setidaknya harus mempertimbangkan faktor / pertanyaan berikut untuk memastikan staf mereka dapat berkembang di lingkungan kerja yang mungkin terbatas.

1. Perangkat: apakah karyawan dilengkapi dengan laptop untuk bekerja dari rumah? Apakah mereka memiliki VPN untuk akses jarak jauh?

2. Alat Kolaborasi: apakah karyawan diberikan aplikasi yang mendukung kerja jarak jauh? Apakah aplikasi ini membantu memfasilitasi komunikasi dan kolaborasi yang efektif?

3. Konferensi video: apakah karyawan diberikan teknologi untuk konferensi video? Bagaimana pengusaha memecahkan masalah koneksi yang lebih lambat?

4. Dukungan teknis yang berkelanjutan: adakah protokol yang ditetapkan untuk mendukung pekerja jarak jauh dengan benar? Dan jika demikian, seperti apa strategi itu? (misalnya:. apakah ada tim profesional TI yang bergiliran dengan help desk atau apakah satu orang merespons untuk mendukung semua staf?)

5. Penjadwalan sumber daya: apakah pengusaha atau manajemen telah membuat hal yang efisien di kantor dengan alat yang menunjang kebutuhan pekerja jika nantinya mereka mengunjungi atau bekerja di kantor?

kerja jarak jauh 2

2. Tetapkan Tiga A: Authority, Akuntabilitas, dan Afiliasi

Manajemen yang baik adalah suatu keharusan, baik di kantor atau selama bekerja jarak jauh. Manajer yang menetapkan tiga gaya kerja utama dalam hubungan sejak awal akan jauh lebih baik daripada manajer yang tidak melakukan pendekatan ini. Gaya dan hubungan kerja yang nyata ini mencakup authority atau otoritas, akuntabilitas, dan afiliasi.

Inilah cara ketiga gaya kerja tak berwujud yang benar-benar dapat meningkatkan produktivitas kerja jarak jauh tim Anda.

Authority (Otoritas)

Authority adalah kekuatan atau hak untuk memberi perintah, membuat keputusan, dan menegakkan kepatuhan.

Manajemen yang menggunakan kerangka ini dalam mengawasi tim jarak jauh memungkinkan pengusaha untuk memutuskan kapan dan bagaimana mereka bekerja, menjadwalkan pertemuan (jika perlu) untuk membantu mereka mengatasi tantangan apa pun, serta melengkapi mereka dengan teknologi yang andal untuk menyelesaikan tugas sehari-hari.

Akuntabilitas

Akuntabilitas adalah fakta atau kondisi menjadi akuntabel; tanggung jawab.

Manajemen yang menggunakan kerangka ini untuk tim jarak jauh dapat mengukur kinerja berdasarkan hasilnya, tanpa harus menghabiskan banyak waktu.

Kerangka ini mengatasi potensi bias terhadap pekerja jarak jauh – terutama jika proses kerja jarak jauh adalah hal baru bagi karyawan Anda. Kerangka ini juga menumbuhkan dukungan dan berbagi di antara pekerja jarak jauh untuk berbagi pengetahuan yang efektif.

Afiliasi

Manajemen yang menggunakan kerangka ini untuk manajemen tim jarak jauh akan mendorong hubungan manusia antara pekerja jarak jauh dan pekerja di tempat / kantor. Para manajer ini sama-sama mendukung sasaran karier untuk pekerja jarak jauh dan bahkan menawarkan proyek khusus pekerja jarak jauh untuk meningkatkan visibilitas.

Ini adalah 3 kerangka manajemen yang vital, karena menurut sebuah studi Randstad, pekerja jarak jauh 50 persen lebih kecil kemungkinannya untuk menerima promosi berbasis kinerja daripada karyawan tradisional di tempat kerja.

Banyak variabel berkontribusi pada fakta ini, terutama bahwa pekerja jarak jauh menghadapi kurangnya visibilitas (yaitu interaksi tatap muka dengan manajemen senior) dalam suatu organisasi, yang biasanya merupakan interaksi yang mengarah pada lebih banyak peluang.

3. Nilai kinerja secara adil

Manajemen yang mengambil pendekatan berbeda untuk mengukur kinerja pekerja jarak jauh akan meningkatkan cara tim mereka beroperasi.

Ketika pekerjaan jarak jauh tumbuh dalam pandemi, metode tradisional untuk mengukur kinerja karyawan tidak lagi berfungsi dengan baik bagi karyawan yang ada di kantor, apalagi mereka yang bekerja dari jarak jauh.

Manajemen harus menetapkan tujuan yang jelas dan mendefinisikan dengan tepat seperti apa hasil yang hebat itu, serta mendokumentasikannya sehingga harapan dipahami oleh kedua belah pihak.

Kelola tim jarak jauh Anda secara efektif hari ini

Siap untuk mulai mengelola tim jarak jauh secara efektif? Terapkan tiga strategi di atas hari ini untuk melihat bagaimana Anda dapat meningkatkan cara kerja tim Anda beroperasi dan berkomunikasi secara remote.

Hanya karena Anda tidak dapat bertemu satu sama lain secara langsung, bukan berarti menghalangi Anda untuk membina tim yang berkinerja tinggi. Pandemi atau tidak, kita semua bersama-sama untuk jangka panjang, jadi kita bisa membuatnya menjadi efektif.

Ingin artikel seperti ini ada di website perusahaan Anda? Hubungi kami!

 

 

Berikut adalah artikel manajemen lainnya yang bisa Anda baca: