Apa itu Top Of Mind Awareness (TOMA)?

Mengetahui apa itu top of mind awareness atau TOMA itu sangat penting jika Anda adalahs seorang pemilik produk. Bayangkan ini, ketika 66% orang berpikir tentang minuman ringan, mereka berpikir tentang Coca-Cola.

Tidak hanya itu, di dunia ini ketika seseorang memikirkan tentang :

  • Video pendek – TikTok muncul di benak mereka.
  • Perusahaan sepatu – Nike muncul di benak seseorang.
  • Merek kopi terbaik – Starbucks berada di urutan teratas.
  • Belanja online – Amazon berada di urutan pertama.

Ini bukanlah sebuah kebetulan. Merek-merek ini telah bekerja keras dan menghabiskan sumber daya yang sangat terampil serta anggaran yang berfokus pada top of mind awareness pada konsumen.

Namun, apa yang dimaksud dengan top of mind awareness atau TOMA, dan mengapa hal itu penting? Strategi apa yang digunakan perusahaan untuk membangun TOMA, dan bagaimana cara mengukurnya?

Mari kita bahas semuanya dalam artikel ini.

Apa itu Top Of Mind Awareness (TOMA)

Top Of Mind Awareness atau TOMA adalah keadaan di mana konsumen atau pelanggan menganggap sebuah merek sebagai pilihan pertama atau paling menonjol dalam hal kategori atau niche tertentu.

Sebagai contoh, jika seseorang mencari sepasang sepatu baru dan nama merek pertama yang muncul di benak mereka adalah Nike, maka Nike telah mencapai Top Of Mind Awareness.

Dari perspektif pemasaran, TOMA adalah ukuran seberapa tinggi peringkat suatu merek di benak pelanggan secara tidak sadar saat memikirkan suatu kategori atau industri. Ini adalah faktor penting dalam memahami bagaimana sebuah merek dipersepsikan di pasar.

Dalam beberapa kasus, top of mind awareness menciptakan citra sebuah merek di benak seseorang di mana mereka menggunakan nama merek tersebut sebagai sinonim dari kategori produk.

Misalnya, orang menggunakan nama merek ini sebagai istilah umum:

  • Google atau Googling untuk menggunakan mesin pencari.
  • Xerox untuk mesin fotokopi.
  • Frisbee untuk Cakram Terbang.
  • Termos untuk mug perjalanan.

Baca juga: Pengertian Buying Center, Komponen, dan Contohnya 

Mengapa Top Of Mind Awareness Penting?

TOMA adalah indikator penting dari kesuksesan sebuah merek dan dapat bersifat kualitatif dan kuantitatif. Ini membantu pemasar untuk memahami keberadaan merek di benak pelanggan, yang kemudian membantu mereka merencanakan strategi yang efektif untuk mempromosikan produk mereka sesuai dengan tahap corong mana audiens mereka berada.

Misalnya, jika skor TOMA suatu merek tinggi dan pelanggan sudah mengenalnya, maka pemasar dapat fokus pada pembuatan kampanye untuk meningkatkan minat dan keinginan terhadap produk mereka.

Di sisi lain, jika skor TOMA rendah maka pemasar harus lebih fokus untuk menciptakan kampanye kesadaran dan mengedukasi pelanggan tentang produk mereka.

Selain itu, TOMA dapat digunakan untuk membandingkan penawaran produk yang berbeda di pasar, sehingga bisnis memiliki pemahaman yang lebih baik tentang apa yang dicari pelanggan.

Informasi ini kemudian dapat digunakan untuk mengembangkan dan menyempurnakan pesan pemasaran dan penawaran produk untuk memenuhi kebutuhan pelanggan dan mendorong penjualan.

Hal ini juga merupakan ukuran penting dari keberhasilan kampanye iklan dengan melacak perubahan kesadaran merek dari waktu ke waktu.

Baca juga: Brand Ambassador: Pengertian, Tugas, Karakteristik, dan Cara Menjadi BA

Manfaat Top Of Mind Awareness

TOMA adalah alat pemasaran yang ampuh untuk bisnis, karena dapat meningkatkan loyalitas merek dan penjualan. Beberapa manfaat dari mencapai kesadaran top-of-mind untuk bisnis meliputi:

  • Memudahkan proses PR – Ketika sebuah merek memiliki nama yang baik di industri, memiliki kehadiran online, dan dikenal oleh publik, menarik perhatian media menjadi lebih mudah.
  • Ekuitas merek yang tinggi – Ekuitas merek mengacu pada nilai sebuah merek di pasar. Merek dengan TOMA yang tinggi memiliki ekuitas merek yang lebih tinggi, yang mengarah pada peningkatan loyalitas pelanggan dan hubungan pelanggan yang lebih baik.
  • Peningkatan penjualan – Ketika konsumen menyadari suatu produk atau layanan sebelum mereka mulai berbelanja, mereka lebih cenderung membeli dari merek tersebut dibandingkan dengan pesaing.
  • Peningkatan retensi pelanggan – Ketika pelanggan memiliki Top Of Mind Awareness (TOMA) terhadap suatu merek, mereka cenderung kembali ke bisnis tersebut ketika membutuhkan layanan atau produk serupa.
  • Peningkatan keunggulan kompetitif – Memiliki TOMA memberikan keunggulan bagi merek atas bisnis pesaing di industri mereka dengan memberikan visibilitas dan pengakuan yang lebih tinggi dari calon pelanggan. Hal ini dapat meningkatkan pangsa pasar dan keuntungan yang lebih tinggi.
  • Ekspansi yang Mudah Dalam Industri – Untuk merek yang berakar di industri, ekspansi mereka di industri yang sama dan menarik pelanggan menjadi lebih mudah dikelola, misalnya, lebih mudah bagi Nike untuk meluncurkan segmen pakaian olahraga baru karena telah memiliki banyak pelanggan yang siap untuk mencoba dan menggunakannya.
  • Lebih Banyak Prospek – Semakin banyak orang yang mengetahui sebuah merek, semakin mereka tertarik pada merek tersebut untuk melakukan pembelian.
  • Pemasaran yang Efektif – Ketika orang lebih mengenal sebuah merek, kampanye dan pemasaran mereka lebih masuk akal bagi orang-orang dan mendorong mereka untuk membeli.

Baca juga: Apa Itu Branding? Berikut Pengertian, Manfaat dan Tips Membangunnya

Top Of Mind Awareness 2

Strategi yang digunakan merek untuk meningkatkan Top Of Mind Awareness

Ada beberapa cara bagi merek untuk membangun TOMA. Berikut adalah beberapa strategi yang paling umum digunakan oleh bisnis:

Meningkatkan brand awareness

Merek menggunakan berbagai saluran untuk menciptakan buzz di sekitar penawaran mereka. Ini termasuk:

  • Kehadiran di media sosial: Bersikap manusiawi dan terlibat dalam diskusi yang berkaitan dengan industri mereka.
  • Direct email: Mengirimkan email rutin yang menginformasikan pelanggan tentang produk, layanan, atau promosi baru.
  • Periklanan: Menempatkan iklan di media cetak, radio, dan televisi untuk menyampaikan pesan mereka kepada khalayak yang lebih luas.
  • Sponsorship & Acara: Bermitra dengan merek lain untuk menyelenggarakan acara atau mensponsori kampanye yang menarik lebih banyak perhatian untuk merek tersebut.
  • Hubungan Masyarakat: Menjangkau influencer industri dan outlet media untuk meningkatkan eksposur merek.
  • Pemasaran Konten: Menciptakan konten berkualitas tinggi yang mengedukasi, menginformasikan, dan menghibur audiens target mereka.
  • SEO & PPC: Mengoptimalkan konten dan situs web mereka untuk meningkatkan peringkat mesin pencari, serta memanfaatkan kampanye pencarian berbayar agar terlihat di SERP.

Meningkatkan pengalaman pelanggan

Jika seseorang memiliki pengalaman yang berkesan dengan suatu merek, mereka cenderung mengingatnya. Dan ada banyak cara untuk menciptakan pengalaman yang luar biasa ini.

Apple, misalnya, telah menguasai seni pengalaman pelanggan, yang memungkinkan pelanggan untuk terhubung dengan produk mereka secara pribadi.

Berfokus pada kehadiran omnichannel

Hadir di berbagai saluran bukanlah omnichannel. Pendekatan merek harus tetap selaras dan terintegrasi dengan mulus di semua titik kontak dan saluran branding untuk mempertahankan kehadiran omnichannel.

Menguasai pemikiran omnichannel adalah tentang beresonansi dengan audiens target dan meningkatkan pengalaman mereka.

Melakukan pendekatan omnichannel dengan benar akan menciptakan keseragaman dan konsistensi merek yang akan memenangkan kepercayaan pelanggan.

Baca juga: 18 Elemen Penting dalam Membuat Brand Platform yang Optimal

Cara mengukur Top Of Mind Awareness

TOMA bersifat kualitatif dan kuantitatif dan dapat diukur dengan berbagai metrik. Pemasar menggunakan survei, wawancara, dan kelompok fokus untuk mengukur data kualitatif tentang ingatan merek pelanggan.

Mereka juga melacak indikator kinerja utama seperti unduhan, lalu lintas web, rujukan dari mulut ke mulut, dan berbagi di media sosial untuk mengukur TOMA secara kuantitatif.

Berikut adalah beberapa metrik utama yang digunakan merek untuk mengukur TOMA:

Brand Recall

Brand Recall mengacu pada seberapa cepat dan mudahnya pelanggan dapat mengingat merek ketika dihadapkan pada pilihan yang berbeda. Hal ini biasanya diukur dengan mengajukan pertanyaan survei atau melakukan wawancara dengan pelanggan untuk menilai pengetahuan mereka tentang merek di pasar.

Brand Recall adalah kombinasi dari pertanyaan tanpa bantuan dan dengan bantuan.

  • Unaided Recall – Dalam unaided recall, pewawancara tidak bertanya kepada pelanggan tentang merek dan mengajukan pertanyaan yang berkaitan dengan ceruk untuk melihat merek mana yang secara alami ada di benak pelanggan.
  • Aided Recall – Dalam aided recall, saat mengajukan pertanyaan, pewawancara memberikan isyarat (seperti logo, slogan, merek dagang, daftar nama, atau lainnya) untuk menanyakan merek mana yang pelanggan kenal.

Pangsa Pencarian

Pangsa pencarian adalah metrik yang mengukur visibilitas merek dalam pencarian organik dibandingkan dengan merek pesaing lainnya di industri. Ini adalah perhitungan yang kuat untuk melihat berapa banyak orang yang memikirkan sebuah merek sebelum mereka mempertimbangkan merek lain.

Menghitung pangsa pencarian dan mengukur serta memantaunya secara teratur dapat dilakukan melalui alat penelitian kata kunci.

Baca juga: Apa itu Brand Positioning? Berikut Pengertian Lengkap dan Strateginya

Social listening

Social listening adalah metrik utama untuk mengukur berapa banyak orang yang membicarakan merek tertentu di media sosial.

Ini menganalisis persentase seberapa banyak ruang yang ditempati sebuah merek dalam semua percakapan atau penyebutan seputar kategori, produk, atau industri yang sedang berlangsung di media sosial.

Net Promoter Score (NPS)

Net Promoter Score adalah alat tolok ukur yang mengukur pengalaman dan kepuasan pelanggan terhadap suatu merek.

Ini adalah survei satu pertanyaan yang dilakukan oleh sebuah merek untuk menanyakan kepada pelanggan mereka tentang kesediaan dan kemungkinan mereka untuk merekomendasikan merek, produk, atau layanan kepada teman, keluarga, atau kenalan mereka.

Metrik brand awareness lainnya

Indikator Kinerja Utama lainnya yang digunakan perusahaan untuk mengukur kesadaran puncak pikiran meliputi:

  • Volume penelusuran bermerek
  • Brand mentions
  • Jangkauan media berbayar
  • Pengikut media sosial
  • Jangkauan media sosial
  • Direct trafic

Baca juga: Brand Activation: Pengertian, Tujuan, Jenis, & Contohnya

Kesimpulan

Itulah pembahasan lengkap dan pentingnya Top Of Mind Awareness atau TOMA dalam sebuah bisnis. Jadi, jika perusahaan Anda ingin tetap berada di dalam pikiran orang-orang ketika mereka berpikir untuk membeli produk dari kategori tertentu,  Anda perlu memiliki strategi brand awareness yang tepat.

Meskipun perusahaan tersebut adalah pemain besar atau hanya sebuah startup, memiliki pelanggan setia atau ingin menarik pelanggan baru, menyentuh basis pelanggan setiap saat sangatlah penting bagi sebuah bisnis.