Apa itu Lini Produk? Berikut Pengertian Lengkap dan Contohnya

Seiring pertumbuhan perusahaan, mereka pasti memperluas ragam jenis dan lini produk. Beberapa dari produk baru ini adalah ekstensi, pembaruan, dan remake dari yang sudah ada, sementara beberapa milik kategori yang sama sekali baru dan berbeda. Berbagai kategori ini sering diluncurkan sebagai merek produk yang berbeda.

Misalnya, Coca-Cola memiliki sekitar 3.500 merek kategori produk seperti Minute Maid, Costa Coffee, Smartwater, dll. Merek-merek ini, walaupun berbeda satu sama lain, dikendalikan dan dioperasikan oleh merek induk tunggal, yaitu Coca-Cola.

Berbagai kategori produk (atau merek) ini disebut product line merek induk.

Apa itu Lini Produk?

Lini produk atau yang biasa dikenal sebagai product line adalah sekelompok produk terkait yang dipasarkan dan dijual dengan merek tertentu, yang ditawarkan oleh perusahaan tertentu.

Beberapa frasa unik yang harus difokuskan untuk memahami definisi product line ini adalah –

  • Kelompok produk terkait: Lini produk adalah kelompok produk yang terdiri dari produk terkait berdasarkan audiens target, proposisi nilai, teknologi yang digunakan, preferensi pelanggan, dll.
  • Dijual di bawah merek tertentu: Produk-produk ini dikelompokkan bersama di bawah satu sub-merek atau ditawarkan langsung di bawah nama merek induk, dan mereka membawa kepribadian merek yang serupa.

Berikut ini contoh untuk menjelaskan definisi dengan lebih baik –

Nike adalah perusahaan multinasional yang menjual product line sepatu olahraga, pakaian olahraga, dan peralatan olahraga. Ketiga kategori ini selanjutnya dibagi menjadi beberapa lini sub-produk berdasarkan olahraga dan penggunaan.

lini produk 2

Bauran Produk (Mix Product) Dan Lini Produk (Product Line)

Bauran produk dan lini produk, meskipun hampir serupa sebenarnya kedua hal inisangat berbeda.

Product line adalah kategori produk unik atau merek produk yang ditawarkan perusahaan. Hal ini dapat dianggap sebagai kelompok produk yang terdiri dari semua produk terkait yang termasuk dalam kategori itu.

Bauran produk, di sisi lain, adalah jumlah total product line yang ditawarkan perusahaan kepada pelanggannya.

Secara sederhana, product line adalah bagian dari campuran produk.

Mari kita ambil contoh perusahaan susu yang menjual –

  • Susu
  • Keju
  • Mentega
  • Produk Diet

Sekarang, mari kita asumsikan bahwa perusahaan ini menjual 3 jenis susu, 15 produk keju, 2 produk mentega, dan 10 produk diet.

Grup produk ini adalah lini produk dan bermacam-macam lini produk ini adalah bauran produk perusahaan.

Contoh Lini Produk

Contoh product line terlihat di hampir setiap perusahaan yang menjual lebih dari sekadar menawarkan. Berikut adalah beberapa yang terkenal –

Product line Nestle

Memasarkan lebih dari 8500 merek dan 30.000 produk, Nestle adalah perusahaan makanan terbesar di dunia.

Menurut situs web perusahaan, beberapa product line penting Nestle adalah –

  • Nespresso
  • Nescafe
  • Milo
  • Illuma
  • NAN
  • Garden of Life
  • Purina ONE
  • Felix
  • Merrick
  • Nido
  • Haagen Dazs
  • Maggi
  • Kit Kat
  • Pure Life

Product line Coca-Cola

Coca-Cola memasarkan lebih dari 500 merek di bawah namanya, dan hampir setiap merek membentuk product line yang unik. Beberapa product line populer Coca-Cola adalah –

  • Coca-Cola
  • Sprite
  • Fanta
  • Dasani
  • Smartwater
  • Minute Maid
  • Innocent
  • Simply
  • Georgia Coffee
  • Costa Coffee
  • Fuze Tea
  • Honest
  • Fairlife
  • Fresca
  • Aquarius

Bagaimana Product Line Bekerja?

Product line dikembangkan sebagai strategi pemasaran untuk memaksimalkan pelanggan dari merek tersebut. Strategi ini bekerja berdasarkan prinsip operasi bahwa pelanggan lebih cenderung merespons positif terhadap merek yang mereka ketahui dan lebih bersedia membeli produk baru berdasarkan pengalaman positif mereka dengan merek di masa lalu.

Product line yang berbeda ditambahkan dengan nama merek yang sama untuk menggunakan goodwill merek induk. Perusahaan juga sering menggunakan ekstensi product line di mana produk atau barang baru ditambahkan ke kategori produk yang sama dengan nama merek yang sama, seperti rasa baru, bentuk, warna, bahan, dll.

Keputusan Membuat Product Line

Keputusan membuat product line mengacu pada keputusan yang berkaitan dengan penambahan atau penghapusan usatu produk dari market yang ada. Keputusan semacam itu selanjutnya dibagi menjadi –

Keputusan Pengisian Lini: Ini melibatkan penambahan produk baru di product line  yang ada untuk menghadapi persaingan dan meningkatkan masa simpan dan basis pelanggan.

Keputusan Pemangkasan Lini: Ini melibatkan penghapusan produk yang tidak menguntungkan dari lini produk yang ada untuk menghindari kerugian dan meningkatkan laba rata-rata.

Kesimpulan

Itulah pembahasan secara lengkap mengenai lini produk atau product line. Strategi dalam memutuskan pembuatan product line haruslah matang, jangan sampai salah target pasar karena akan berdampak pada kerugian dalam bisnis Anda.

Ada baiknya Anda mengetahui secara mendalam pasar yang Anda tuju untuk proses pemasaran produk baru Anda nanti, dengan begitu Anda memilki data yang relevan untuk memastikan produk Anda sesuai dengan kebutuhan pasar dan kemudahan dalam proses pengenalan produk nantinya.

 

Di bawah ini adalah artikel menarik lainnya yang bisa Anda baca: